Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Selasa

MENGUNDANG JODOH DENGAN SEDEKAH


fixedbanner
Allah Swt membuat makhluk sama-sama berpasangan. Siang malam, ada yang suka sulit, baik besar ataupun kecil, juga laki-laki serta wanita. Berkenaan dengan masalah paling akhir ini, jodoh ditangan Tuhan. Kepercayaan inilah yang selalu dipegang Nurhayati (48).



AJAK AJAK SEDEKAH DAN SEHAT DAPET PENGHASILAN 500RB/HARI 
INFO LENGKAP KLIK DISINI

Satu tahun lantas, di usianya yang telah 47 th., Nurhayati belum juga memperoleh pendamping hidup. Walaupun sepi merantai hati, perawat di RS. Cinere, Depok ini terus tabah menjalaninya. Berdoa serta berdoa selalu ia panjatkan kehadirat Ilahi, agar ada pasangan yang bakal bersamanya mengarungi bekas hidup. Tidak disangkal, kebimbangan terkadang membuncah, ketika jodoh tidak juga mendekati.

Sehari di Februari 2014, wanita asli Betawi ini tertarik ajakan paket sedekah Rp 20. 000/bln. untuk beberapa penghafal Al-Qur’an. “Sedekah, Insya Allah jadi jalan keluar masalah utang, jodoh, serta sakit, ” demikian tema dakwah sang ustadz.

Nurhayati memantapkan diri jadi donatur terus  penghafal Al-Qur’an.

“Kalau Kamu sedekah, janganlah malu untuk minta sama Allah agar hasrat kita dikabulkan-Nya. Sebut saja keinginan kita dengan jelas. ” Sekian petuah ustadz.

Jadi, setiap saat bersedekah, Nurhayati senantiasa menemaninya dengan permintaan dalam hati agar Allah Swt mengabulkan harapannya memperoleh pendamping hidup yang saleh.

“Saya bersedekah tidak gede, kok, namanya juga perawat, ” akunya dengan logat Betawi pulen. “Yang utama saya ikhlas, mantap lantaran Allah Ta’ala.

Tidak Hanya waktu habis gajian warga Meruyung, Depok, ini berderma. Terkadang, ia juga bersedekah saat keadaan keuangannya tengah mepet. Walaupun awal mulanya agak berat, lama-lama merasa mudah. “Anehnya, saya tidak pernah terasa cemas kekurangan rejeki, lantaran pasti ada saja ubahnya, ” tuturnya penuh kepercayaan.

Ia umpamanya, pernah membagi dua duit terakhirnya Rp 50 ribu untuk rekannya yang tengah perlu di tanggal tua. Tetapi, tidak hingga satu hari, datang rekannya yang lain membayar utang. “Belum lagi, ada saja yang ngasih makanan, pokoknya la yahtasib, dah, ” tuturnya takjub.

Pada akhirnya, si dia datang juga! Juli 2014, seseorang keponakannya mengenalkan Nurhayati pada Sanusi (53), pria Tanah Abang, Jakarta, yang masih tetap terhitung famili jauhnya. Nyatanya, pria baik inilah jodohnya. Mereka menikah pada 10 November 2014.

Saat ini, Nurhayati lebih cerah melakukan hidup. Maklum, telah ada Bang Uci di sebelahnya. Pasangan ini juga gandrung bersedekah. (Nurhayati Rohmah).