Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Rabu

ANAKKU SUKA BERBOHONG, BAGAIMANA INI?

        Banyak sekali orang tua yang mengeluhkan anaknya yang mulai suka berbohong. Sejak seorang anak merasa terpojok dan tidak menemukan cara lain, maka ia akan berbohong. Karena merasa takut jika berbicara apa adanya dia akan dimarahi orang tuanya, maka anak sering menggunakan kebohongan sebagai perisai untuk melindungi diri dari kemarahan orang tua. Anak yang berbohong menjadi masalah hampir semua orang tua yang mendidik anaknya.

        Shalahuddin adalah anak yang berusia 9 tahun. Ia sekarang duduk di kelas 5 sekolah dasar. Ketika ditanya orang tuanya, Udin, begitu dia biasa dipanggil, mangaku berangkat sekolah. Namun ternyata, Udin justru bermain-main dengan teman-temannya yang tidak bersekolah. Jadi, pantas sekali kalau orang tuanya mendapatkan surat panggilan ke sekolahnya. Padahal, setiap kali pulang ke rumah, ibunya selalu bertanya dan dia menjawab bahwa pulang sekolah dan mengerjakan tugas rumah dengan teman-temannya.

        Kebohongan anak menjadi masalah yang paling banyak dihadapi para orang tua. Selain itu, masalah-masalah yang lain juga kerap muncul, seperti: berkhianat, iri, dengki, mengadu domba, mengambil kepunyaan temannya, penakut,banyak bicara, suka memukul, dan sebagainya. Akhlak-akhlak buruk dan tercela lainnya, juga perlu diperhatikan.

        Mengajari anak agar tidak berbohong, harus dimulai dengan memberikan teladan sebagaimana Rasulullah yang menjadi teladan bagi umatnya. Firman Allah Swt:

        "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri eladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan dia banyak menyebut Allah". (al-Ahzab: 21)

        Selain itu perlu ditanamkan kembali kepada anak bahwa kejujuran adalah perhiasan, sedangkan kebohongan adalah kotoran. Orang yang terkenal dengan kejujurannya akan dikenal sebagai orang yang terpuji. Sedang orang yang terkenal sebagai pembohong, maka dia akan dijauhi dan dibenci.

        Kebohongan setidaknya akan membawa petaka, berupa hilangnya kepercayaan orang lain kepada kita. Dia tidak akan dipercaya oleh orang, baik dirinya berkata benar atau dusta. Hak-haknya pun akan sulit didapatkan karena dia sudah terkenal sebagai orang yang suka berbohong. Allah Swt tidak pernah menyebutkan orang yang jujur kecuali dalam rangka menyanjung dan memujinya. Sebaliknya, Allah Swt tidak pernah menyebutkan pembohong, kecuali dalam rangka mencela dan menjelek-jelekkannya.

        Tanamkan sabda Rasulullah Saw dalam salah satu hadis berikut ini.

        "Ingatlah, sesungguhnya kebohongan membawa kepada dosa membawa kepada neraka. Dan sesungguhnya kejujuran membawa kepada kebaikan dan kebaikan membawa kepada surga". (HR.ath-Thabarani)