Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Rabu

APA UNTUNGNYA MEMUNYAI ANAK-ANAK YANG SALEH?

        Pertanyaan seperti ini sangat sering muncul di dalam sistem kehidupan yang serba nafsi-nafsi atau individualistis. Orang tua merasa bahwa hidupnya adalah untuk dirinya sendiri. Kebahagiaan dan kesenangan adalah semua yang dia rasakan sendiri. Manusia yang pola pikir dan kehidupannya serba individualistis, tidak akan mempermasalahkan apakah dirinya memunyai keturunan yang baik dan saleh, ataukah keturunan yang buruk dan kurang ajar.

        Jika boleh dikelompokkan, maka keturunan itu hanya ada dua macam: keturunan yang saleh, berbakti kepada orang tua dan keturunan yang bejat, durhaka, berani kepada orang tua. Kedua macam keturunan itu tidak ada sangkut pautnya dengan status sosial atau ekonomi seseorang. Sebab, betapa banyak kita saksikan orang tua yang kaya raya, berpangkat, dan berkedudukan tinggi, tapi anak-anaknya berbudi pekerti buruk. Sebaliknya, banyak sekali orang yang kehidupannya sederhana, tapi memunyai anak-anak yang saleh dan berbudi pekerti luhur.

        Memunyai anak-anak yang saleh merupakan tuntunan sekaligus tuntutan Allah Swt, karena Allah memerintahkan kita untuk menjaga keluarga kita dari api neraka., firman Allah Swt:

        "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan". (at-Tahrim: 6)

        Memunyai anak-anak saleh dan berbudi pekerti luhur merupakan harapan banyak keluarga. Ayah, ibu, dan anak-anak, semua saleh. Allah Swt berfirman:

        "Dan orang-orang yang beriman dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikit pun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya". (ath-Thur: 21)

        Anak cucu yang mengikuti dalam keimanan, ketakwaan, dan kesalehan, adalah sebaik-baiknya generasi yang menggantikan sebaik-baik generasi pula. Derajat mereka di surga dijadikan sama, meskipun kadar ketakwaan dan kesalehannya bisa jadi berbeda.

        Selain itu, orang yang memunyai anak saleh ibarat memunyai investasi, yang keuntungannya akan mengalir sepanjang hidupnya, meskipun jasadnya sudah dikubur. Anak saleh adalah salah satu dari tiga aset pahala yang terus mengalir hingga di akhirat. Hal itu seperti yang disabdakan Rasulullah Saw dalam sebuah hadis masyhur berikut ini.

        "Apabila seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalanya kecuali dari tiga hal: sedekah jariah, ilmu yang diambil manfaatnya, atau anak saleh yang mendoakannya". (HR. Muslim dan lain-lain