Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Minggu

ARUS INFORMASI DAN TEKNOLOGI

        Perkembangan teknologi membawa pada revolusi informasi. Hal itu bisa menjadi suatu rahmat bagi umat manusia. Informasi dijajakan diberbagai media, baik offline maupun online. Menghadapi teknologi dan informasi modern yang semakin maju, umat Islam ibarat melintasi sebuah padang pasir yang penuh ranjau.

AJAK AJAK SEDEKAH DAN SEHAT DAPET PENGHASILAN 500RB/HARI 
INFO LENGKAP KLIK DISINI

        Masalah yang dihadapi dalam proses komunikasi melalui informasi yang tanpa batas dan teknologi canggih antara lain timbulnya sikap curiga kepada ras, budaya, dan negara lain. Sikap curiga kepada pihak lain, tidak sesuai atau justru bertentangan dengan maksud diciptakannya manusia secara berbeda-beda. Tidakkah Allah Swt telah berfirman dalam Al-Qur'an:
        
        "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal". (al-Hujurat: 13)
        
        Saling mengenal untuk menjadi yang paling bertakwa itulah yang seharusnya menjadi semangat menghadapi derasnya arus informasi dan canggihnya teknologi saat ini. Umat Islam harus selektif menyaring berbagai ideologi dan pemikiran yang beragam di zaman ini, sehingga filterisasi dan sikap cerdas menjadi solusi menghadapi arus informasi dan teknologi.

        Kita harus mempertahankan nilai-nilai dan etika islami dalam dunia informasi. Arus informasi dan toknologi harus disikapi dengan akhlak karimah. Menyebarkan nilai Islam dan Al-Qur'an melalui media informasi dan teknologi yang ada, bukan malah sebaliknya, tergerus oleh dominasi imperialisme informasi yang menimbulkan sekularisme, hedonisme, pragtisme, dan sebagainya. Salah satu contoh etika dalam dunia informasi adalah tabayyun. Allah Swt berfirman:

        "Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya, yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu". (al-Hujurat: 6)

        Hanya berita yang jujur dan sesuai fakta, yang boleh di informasikan. Teknologi pun bisa menjadi sarana penyebaran dakwah Islam. Kita diperintahkan melakukan tabayyun (konfirmasi) untuk berita yang dibawa oleh sumber bermuka dua (munafik). Jadi, jangan sampai kita sendiri yang justru menyebarkan informasi dan teknologi kemunafikan.

        Infotainment  yang mengekpos masalah kehidupan para artis, justru mendatangkan efek yang berlawanan dengan nilai-nilai Al-Qur'an. Orang Islam tidak lagi menjadikan figur para nabi, Rasulullah Saw, para sahabat, atau tokoh-tokoh kharismatik, baik ulama atau kyai sebagai panutan. Namun, mereka malah berkiblat kepada artis-artis yang tayangannya memenuhi layar kaca. Padahal Allah Swt telah berfirman:

        "Sesungguhnya pada mereka itu (Ibrahim dan umatnya) ada teladan yang baik bagimu; (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (pahala) Allah dan (keselamatan pada) hari kemudian. Dan barangsiapa yang berpaling, maka sesungguhnya Allah Dia-lah yang Mahakaya lagi Maha Terpuji". (al-Mumtahanah: 6)