Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Senin

ISTRI TIDAK MAU MENYUSUI AGAR TETAP MEMILIKI TUBUH YANG LANGSING, INDAH, DAN BUAH DADA YANG ADUHAI

        Keindahan tubuh menjadi daya tarik tersendiri bagi laki-laki. Tidak salah jika wanita ingin menjaga penampilannya agar tetap memiliki tubuh yang langsing, indah, dan buah dada yang aduhai. Apalagi Al-Qur'an sendiri menggambarkan bidadari-bidadari cantik jelita di surga kelak dengan wanita yang berusia sebaya dan tubuh yang indah. Namun, di masa ini, muncul segolongan wanita yang tidak mau menyusui anaknya sendiri. Dia khawatir badannya rusak dan melar.

        Demikian setidaknya masalah yang dihadapi oleh pasangan Rosyid dan Zulaikha yang baru saja dikaruniai anak pertama. Rosyid mengeluh, karena istrinya tidak mau menyusui anaknya, padahal dia tahu betul kalau ASI-nya keluar. Namun, karena Zulaikha khawatir buah dadanya menjadi 'anjlok', Zulaikha menolak untuk menyusui anaknya. Sebenarnya Rosyid sedikit maklum, karena Zulaikha adalah mantan bunga desa yang paling cantik di kampungnya.

        Menyusui sesungguhnya bukanlah perintah wajib bagi seorang istri. Setidaknya demikianlah mazhab mayoritas para ulama ahli fikih. Setidaknya demikianlah mazhab mayoritas para ulama ahli fikih, seperti mazhab Syafii, Hanafi, dan Hambali. Menurut mereka, perintah menyusui hanyalah sunah bagi seorang ibu untuk melakukannya. Meskipun menurut mazhab Maliki, perintah menyusui itu dihukumi sebagai kewajiban atas seorang istri. Mereka mendasarkannya kepada firman Allah Swt berikut ini.

        "Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajian ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan kadar yang makruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan waris pun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan".(al-Baqarah: 233)

        Masalah menyusui anak dalam pandangan Al-Qur'an sesungguhnya sedikit lebih longgar. Cara-cara atau langkah-langkah sebagaimana yang diisyaratkan ayat di atas sebagaimana berikut ini, ada baiknya dicoba:

1.       Mencoba menasihati istri untuk menyadari bahwa menyusui adalah kewajiban seorang istri, setidaknya menurut pendapat mazhab Maliki, atau minimal hukumnya adalah sunah. Apalagi penelitian medis sudah membuktikan banyaknya manfaat ASI.

2.       Memberikan imbalan yang sebaik-baiknya kepada istri apabila dia mau menyusui anaknya. Imbalan atau hadiah itu juga perlu disadari sebagai kewajiban suami dan suami wajib memberikannya, jika istri memintanya. Namun, tentunya juga harus mempertimbangakan kemampuan ekonomi suaminya.

3.       Jika memang istri tetap tidak mau menyusui anaknya, maka menyediakan air susu adalah kewajiban suami, yaitu dengan membayar wanita yang bersedia menyusui si bayi, atau dengan memberikan susu formula, maupun yang sejenisnya.