Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Minggu

KEPADA SIAPA LAGI AKU HARUS BERHARAP?

        Cinta Suryaningtiyas kepada suaminya telah pupus, karena tanpa alasan, Alexander, suaminya telah menceraikannya. Kini, suami yang dicintainya itu telah memperistri mantan pacarnya sewaktu kuliah dahulu. Suryaning, begitu panggilan akrabnya, harus membesarkan sendiri anak dari hasil pernikahannya. Dia harus menghidupinya dan mendidiknya sebagai single parent. Dia tidak punya keahlian apa pun kecuali hanya sebagai tukang jahit, dengan mesin jahit manual yang pernah dibelikan suaminya.

        Suryanging pernah menjadi seorang TKW ke Hongkong selama bertahun-tahun, tapi hasil kerjanya selama menjadi pahlawan devisa itu dihabiskan dan dihambur-hamburkan oleh Alex di Indonesia. Akhirnya, Suryaning pun pulang ke tanah air dan hidup seadanya saja. Tak ada harapan apa pun, kecuali dari hasil jahitannya sendiri. Namun, Suryaning meresa tenang, karena baginya Allah Swt selalu ada dan mengawasi seluruh hamba-Nya. Buktinya, ketika ditawari menjadi wanita panggilan alias PSK kelas hotel, Suryaning menolak keras dan beristigfar kepada Allah Swt.

        Alhamdulillah, ternyata masih banyak orang baik dan segudang harapan kepada Allah Swt. Sewaktu manusia sudah kehilangan harapan, merasakan semua pintu dan jalan menuju cahaya terang telah tertutup rapat, terhimpit dengan masalah-masalah besar dalam hidupnya, maka lihatlah dan yakinlah kepada firman Allah Swt ini:

        "(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka". Maka perkataan itiu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, "Hasbunallah wa ni'mal wakil (cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung)". (Ali Imran: 173)
        
        Saat itu kaum kafir itu berkumpul dan bersatu menyiapkan persenjataan maupun bala tentara menghadapi kaum Muslim di Madinah yang baru saja tumbuh. Sewaktu kaum Musllim di Madinah dikepung dari segala penjuru dan mereka sudah tidak punya harapan lagi kecuali kepada Allah, mereka pun mengucapkan, "Hasbunallah wa ni'mal wakil". (Allah yang mencukupi kami dari mereka dan Dia sebaik-baik pelindung). Harapan dan puncak dari segala harapan hanya kepada Allah semata.

        Maka, sebaiknya kita kembali merenungkan dan mengingat firman Allah Swt dalam Al-Qur'an berikut ini.

        "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada sembahan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Rabb yang memiliki 'Arsy yang agung". (at-Taubah: 129)

        Rasulullah Saw pernah dihina, dicaci, dan dihujat. Beliau dibenci dan disakiti. Beliau diinjak dan dilempari kotoran. Sebagian paman dan kerabat beliau sendiri membencinya. Orang yang dicintai tak mau mengikuti. Rasulullah Saw benar-benar ditinggalkan, dihempaskan, dan dibuang, bahkan darahnya hendak ditumpahkan. Beliau benar-benar telah ditinggalkan. Maka, Rasulullah Saw pun mengucapkan, "Hasbiyallahu la illaha illa huwa 'alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul 'arsyil 'azhim".

        Perbanyak membaca potongan ayat itu untuk mendapat jalan keluar. Renungkan dan mantapkanlah kandungannya di dalam hati dan jiwa. Buktikan Allah Swt ada untuk kita. Allah selalu mencukupi kita. Tancapkan keyakinan dan sadari keagungan-Nya. Itulah kemantapan hati seoran Muslim yang percaya kepada Rabbnya.