Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Selasa

LA TATA’AJJAL (JANGAN TERGESA-GESA ATAU TENANGLAH)


        Kunci pertama yang perlu dipegang adalah tidak terburu-buru,atau dengan kata lain: tenang. Dalam hidupnya, manusia sering dihadapkan kepada masalah secara mendadak. Karena datangnya masalah itu secara tiba-tiba, kebanyakan mereka pun meresponnya dengan terburu-buru. Apalagi jika mereka tidak menyadari bahwa karakter tergesa-gesa itu menjadi salah satu karakter yang melekat pada diri manusia. Bukankah Allah Swt.sudah pernah menegaskan hal itu dalam sebuah ayat Al-Qur'an?



        "Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa". (al-Isra: 11)

        Yang perlu kita garis bawahi dari ayat ini adalah ungkapan terakhir dari ayat tersebut. Sayyid Thantawi dalam Tafsirnya menjelaskan, "Dan manusia itu tergesa-gesa dalam mendapatkan apa yang terlintas dalam hatinya dan tidak bersikap tenang selayaknya orang yang sedang dalam kondisi sadar. Dia tidak berpikir seperti layaknya orang yang berakal sempurna".

        Saat menghadapi sebuah masalah, secara spontan di benak seseorang akan muncul berbagai gambaran solusi yang bermacam-macam. Dalam kondisi seperti ini, seseorang tidak boleh dengan cepat mengambil keputusan seperti ini, seseorang tidak boleh dengan cepat mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalahnya itu dengan solusi tertentu, sebelum memikirkan dan menimbang beragam solusi yang terlintas di dalam benaknya tersebut.

        Memang benar, keputusan dan pilihan ada di tangan kita. Namun ingatlah, keputusanmu hari ini sangat terbuka untuk berubah di esok hari. Apa yang engkau anggap hari ini menjadi solusi terbaik, bisa jadi besok menjadi solusi yang terburuk. Cobalah memikirkan kembali jalan keluar yang akan engkau pilih. Apalagi jika pengambilan keputusan dengan terburu-buru itu disertai rasa marah dan emosi yang labil. Ingatlah sabda Rasulullah Saw.kepada istrinya, Aisyah, berikut ini.

        "Tetaplah kamu dengan kelembutan (tenang), karena kelembutan itu tidak berada dalam diri siapa pun, kecuali akan memperindahnya dan tidak dicabut dari seseorang, kecuali akan memperburuknya". (HR.Imam Ahmad dan yang lain) 

        Cobalah bertanya atau mengamati orang-orang yang sekarang hidup dalam penyesalan karena kekeliruan solusi yang diambil. Niscaya kita akan mendapatkan fakta yang mencengangkan. Betapa tidak, hampir 90 persen dari mereka yang menyesal itu, dahulu mengambil keputusan untuk solusi penyelesaian masalahnya dengan terburu-buru. Mereka mayoritas berkata,"Alangkah baiknya jika dulu tidak buru-buru mengambil keputusan".

        Tepat sekali jika Rasulullah Saw.menegaskan dalam sebuah sabdanya:

        "Ketenangan (kehati-hatian)itu datangnya dari Alah dan tergesa-gesa itu datangnya dari setan". (HR.Imam al-Baihaqi dan lain-lain)

Ibnu Qayyin al-Jauziyah pernah memberikan penjelasan: mengapa tergesa-gesa itu datangnya dari setan? Karena tergesa-gesa itu tergopoh-gopoh dan bernafsu, sehingga seseorang tak dapat berpikir jernih, tenang, dan arif. Ketergesaan dalam menjatuhkan keputusan tidak pada tempatnya, bisa mendatangkan keburukan dan menjauhkan kebaikan.