Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Jumat

MENGAPA ENGKAU MEMBENCI POLIGAMI TAPI MELINDUNGI LOKALISASI

        Poligami adalah suatu akad pernikahan yang dihalalkan Allah Swt, sementara lokalisasi adalah perzinaan yang disahkan di suatu tempat khusus. Baru-baru ini, dengan alasan penyakit HIV/AIDS yang semakin menyebar dan meningkat jumlahnya, maka lokalisasi menjadi salah satu ide yang diajukan oleh seorang wakil gubernur di ibu kota.

        Poligami sesungguhnya adalah syariat yang diturunkan Allah Swt dalam Al-Qur'an, sebagai wujud pemahaman terhadap kebutuhan manusia, laki-laki maupun perempuan, untuk memenuhi hajat biologisnya sebagai manusia. Kita dapat menyaksikan dalam ayat yang membolehkan poligami ini. Allah Swt berfirman:

        "Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya". (an-Nisa: 3)

        Banyak sekali perempuan yang tidak memunyai suami atau diterlantarkan oleh suaminya, akhirnya harus terjatuh dalam perzinaan, kemudian masuk dalam lingkaran setan lokalisasi. Perzinaan memang selalu ada, tapi lokalisasi bukanlah penyelesaiannya. Justru lebih baik menyediakan kesempatan untuk wanita-wanita terlantar yang ditinggal suaminya ataupun janda yang harus menghidupi anak-anaknya, dengan sebuah ikatan pernikahan yang resmi, meskipun harus menyandang status istri yang kedua, ketiga, atau keempat. Hal itu lebih bisa menyelesaikan penyebaran penyakit AIDS dari akarnya, daripada memberikan tempat khusus untuk mereka.

        Alih-alih merombak undang-undanng dengan membolehkan poligami, yang dilakukan justru melegalkan perzinaan dengan lokalisasi. Lokalisasi tidak lebih merupakan legalisasi perzinaan yang jelas-jelas telah diharamkan. Bukankah Allah Swt sdah berfirman:

        "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk". (al-Isra': 32)

        Yang dilakukan beberapa pemerintah daerah dengan menutup lokalisasi dan memberikan pembekalan kepada para PSK yang terdaftar di dalamnya memang sebuah solusi yang cukup baik. Namun, solusi yang juga dapat dicoba adalah mengubah undang-undanng poligami dan merevisinya dengan memperbolehkan poligami melalui persyaratan yang tidak berbelit-belit. Yang penting sesuai dengan syariat Islam, adil, dan mampu memberikan nafkah. Ini adalah sebuah solusi yang belum pernah dicoba, padahal potensi keberhasilannya cukup menjanjikan.

        Banyak sekali contoh kasus, yang poligami menjadi solusinya. Misalnya ketika seorang laki-laki bepergian jauh ke luar kota dalam jangka waktu lama dan istrinya harus di rumah. Daripada laki-laki berzina dengan istri simpanan atau jajan di lokalisasi, apakah tidak lebih baik menikahi seorang perempuan di kota itu secara sah dan halal menurut agama Islam? Benar sekali, bahwa poligami adalah solusi, lokalisasi adalah legalisasi perzinaan.