Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Minggu

SERING MENINGGALKAN SHALAT, PADAHAL SEWAKTU KECIL RAJIN

        Saya sempat menonton sinetron dalam salah satu channel televisi kita. Dalam sinetron itu, ada seorang lelaki yang berusaha mendekati seorang perempuan di dekat sebuah masjid. Si laki-laki minta izin untuk shalat Ashar kepada si perempuan, padahal sesungguhnya laki-laki itu bukan seorang yang istiqamah shalat. Ia hanya mencari perhatian si perempuan. Ternyata dengan shalatnya, si laki-laki berhasil. Si perempuan jatuh hati dan berkata,"Subhanallah, dia sudah rajin shalat ya, so sweat", seperti itulah kurang lebih ceritanya.

        Shalat menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian besar orang. Namun, ternyata banya orang yang dahulu sewaktu kecil rajin mengerjakan shalat, kemudian ketika menginjak dewasa, mereka tidak lagi serajin seperti dulu. Masalah ini perlu dipecahkan. Salah satunya adalah dengan menekankan kembali keutamaan shalat. Betapa banyak ayat Al-Qur'an yang menegaskan pentingnya shalat. Misalnya, ayat yang menjelaskan manfaat shalat berikut ini.

        "Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan". (al-Ankabut: 45)
        
        Membaca Al-Qur'an dan mendirikan shalat, yaitu dengan rajin melaksanakannya dari semenjak baligh hingga mempertahankannya sampai kematian menjemput, konsisten menjadi orang yang baik hingga dewasa, untuk mencapai semua itu, salah satu triknya adalah selalu mengaitkan hati dengan masjid.

        Pemuda yang konsisten dalam kebaikan dan hatinya selalu terpaut dengan masjid, adalah salah satu tipe manusia yang akan mendapatkan naungan Allah Swt di hari Kiamat, yang tiada naungan selain naungan-Nya. Rasulullah Saw bersabda:

        "Tujuh kelompok yang akan dinaungi oleh Allah di hari tidak ada lagi naungan kecuali naungan-Nya: imam yang adil, pemuda yang tumbuh dengan ibadah kepada Allah, laki-laki yang hatinya terikat dengan masjid-masjid, dua laki-laki yang saling mencintai karena Allah, berkumpul dan berpisah karenanya, laki-laki yang diajak berzina oleh perempuan yang punya kedudukan dan kecantikan, lalu berkata: aku takut kepada Allah, laki-laki yang memberikan sedekah lalu merahasiakannya hinga tangan kanannya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kirinya, laki-laki yang berzikir kepada Allah dalam keadaan sendirian, kemudian kedua matanya meneteskan air mata". (HR.Muslim)

        Pemuda yang tumbuh dewasa dalam peribadahan kepada Allah dan laki-laki yang hatinya terikat dengan masjid. Dua cara ini dapat digunakan untuk mempertahankan kesalehan seseorang yang beranjak memasuki usia dewasa. Tumbuh dalam ibadah dan mengaitkan hati selalu dengan masjid-masjid. Penanaman manfaat shalat dalam jiwa pemuda dan menjadikan aktivitas mereka terikat dengan kegiatan-kegiatan masjid, diharapkan dapat menjadi salah satu cara manjur untuk mengahadapi masalah-masalah seperti yang disebutkan di atas. Amin.