Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Minggu

TONTONAN YANG MENJADI TUNTUNAN

        Media informasi dan teknologi yang berkembang pesat ternyata menimbulkan masalah. Bagi banyak orang, informasi sangat memengaruhi ideologi, paradigma, dan world view mereka. Secara sadar atau tidak, hal itulah yang kita rasakan dan kita saksikan. Alam bawah sadar manusia sedikit demi sedikit demi sedikit mengikuti tayangan-tayangan yang dipertontonkan di televisi ataupun media lain, misalnya saj sinetron, infotaiment, audisi-audisi, lawakan, humor, bahkan iklan-iklan komersial. Semuanya seakan memengaruhi alam bawah sadar manusia. Perlahan tapi pasti, mereka menirunya dan menjadikan sebagai tuntunan.

        Beruntung sekali mereka yang masih menjadikan Al-Qur'an sebagai tuntunan dalam kehidupannya, di zaman yang serba liberal ini. Al-Qur'an selalu relevan sepanjang zaman dan di semua kawasan. Al-Qur'an tetap seperti yang difirmankan Allah Swt di awal surat al-Baqarah ini:

        "Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa". (al-Baqarah: 2)

        Bertakwa artinya memelihara diri dari siksaan Allah Swt dengan mengikuti segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Takwa tidak cukup diartikan dengan takut saja, sebab takut merupakan sebagian bentuk takwa. Namun optimisme/harapan kepada Allah Swt juga merupakan bentuk takwa. Al-Qur'an akan menjadi seperti yang disebutkan Allah Swt dalam firman-Nya:

        "….Katakanlah:"Al-Qur'an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin. Dan orang-orang yang tidak beriman pada tellinga mereka ada sumbatan, sedang Al-Qur'an itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang jauh". (Fushshilat: 44)

        Rupanya di dalam telinga kita terdapat sumbatan, sehingga tidak bisa mendengar bukti kebenaran dan petunjuk Al-Qur'an. Rupanya mata kita telah tertutup oleh gemerlapnya kehidupan di zaman modern ini. Namun, kita tidak sepantasnya menyalahkan zaman. Kesalahan muncul dari diri kita sendiri. Bukan hanya utopia, Al-Qur'an sudah pernah hidup di tengah-tengah masyarakat madani (civil society) dan mampu membawa mereka menjadi manusia-manusia pengubah sejarah.

        Jadikan Al-Qur'an sebagai titik awal perubahan. Tak hanya menjadikan sebagian Al-Qur'an berbicara, tapi sebagian yang lain diam atau sengaja didiamkan. Menjadi Muslim yang mengaplikasikan Al-Qur'an secara kaffah (sempurna) merupakan salah satu cara menghidupkan Al-Qur'an dalam kehidupan nyata. Jadikanlah Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup dan way of life bagi kita semaksimal mungkin. Amin ya rabbal alamin.