Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Jumat

2 KUBURAN ISTIMEWA DI MESIR

        Rasulullah bersabda,"Dahulu, di kalangan umat sebelum kalian, ada seorang raja yang berusaha sadar diri. Ketika ia sedang duduk di singgasana kerajaan, ia sering berfikir bahwa semua itu (kekuasaannya) akan berakhir dan telah mengalihkan perhatiannya dari beribadah kepada Allah.

        Pada suatu malam., ia mengendap-endap keluar dari istana. Saat pagi tiba, ia sudah sampai di keranjang lain dan memilih tinggal di daerah pesisir pantai. Di tempat itu, ia bekerja sebagai pencetak batu bata. Ia bisa makan dan bersedekah dengan hasil jerih payahnya itu.

        Keadaan ini berlangsung terus, hingga sampai perihal dirinya, ibadahnya dan keutamaannya, terdengar oleh raja (yang berkuasa) di daerah itu. Sang raja pun memanggilnya untuk menghadap, namun dia menolak. Sang raja menyuruh orang mendatanginya untuk kedua kalinya, namun ia tetap menolak untuk datang. Orang itu malah berkata,"Apa urusanku dan apa urusannya".

        Rasulullah melanjutkan,"Maka sang raja bermaksud mendatangi orang itu. Saat melihat kedatangan sang raja, ia melarikan diri. Menyadari hal itu, sang raja pun lantas mengejarnya, tetapi ia tidak bisa menyusul.

        Rasulullah melanjutkan,"Wahai hamba Allah, aku tidak akan melakukan apa-apa padamu".

        Orang itupun berhenti hinga sang raja bisa menyusulnya. Sang raja berkata,"Siapakah sebenarnya engkau ini?"

        Orang itu berkata,"Aku adalah fulan penguasa kerajaan antah berantah. Aku terus menerus merenungkan kehidupanku, aku menyadari bahwa semua yang aku miliki akan berakhir. Semua itu telah mengalihkan perhatianku dari beribadah kepada Tuhanku. Maka kutinggalkan tahta kerajaanku, lalu datang ke tempat ini untuk beribadah kepada Allah".

        Sang raja berkata,"Tahukah kamu bahwa aku merasakan seperti apa yang kamu rasakan, bahkan lebih dari apa yang kamu rasakan".

        Kemudian raja itu turun dari kuda dan melepaskannya pergi. Lalu ia mengikuti jejak orang itu dan keduanya pun (dua orang bekas raja) mengabdikan hidup mereka untuk beribadah kepada Allah. Mereka memohon kepada Allah supaya bisa mati bersama.
Abdullah bin Mas'ud berkomentar,"Seandainya aku ada di negeri Mesir akan aku tunjukkan kuburan mereka, sesuai dengan petunjuk yang telah dijelaskan oleh Rasulullah saw". (HR.Thabrani)