Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Jumat

KISAH PERANG BADAR

        Ketika terjadi perang Badar, Rasulullah bersabda,"Bagaimana pendapatmu mengenai tawanan itu?"

        Abu Bakar berkata,"Wahai Rasulullah, mereka adalah kaummu dan ahlimu. Biarkanlah mereka hidup dan suruhlah bertaubat. Mudah-mudahan Allah menerima taubat mereka".

        Umar berkata,"Wahai Rasulullah, mereka telah mendustakanmu dan mengusirmu. Hadapkanlah mereka dan penggallah lehernya".

        Abdullah bin Rawahah berkata,"Wahai Rasulullah, engkau berada di lembah yang hanya suluhnya, maka bakarlah lembah itu lalu lemparkanlah mereka ke dalamnya".

        Maka Rasulullah diam dan tidak menanggapi mereka sedikit pun. Kemudian beliau bangkit lalu masuk ke tendanya. Para sahabat mengatakan bahwa beliau menyetujui pendapat Abu Bakar. Sementara yang lain mengatakan bahwa beliau menyetujui pendapat Umar. Dan yang lain lagi mengatakan bahwa beliau menyetujui pendapat  Abdullah bin Rawahah.

        Kemudian Rasulullah menemui mereka, lalu bersabda,"Sesungguhnya Allah melunakkan hati manusia hingga kalbu itu lebih lembut daripada susu, dan sesungguhnya Allah mengeraskan kalbu manusia hingga kalbu itu lebih keras daripada batu. Sesungguhnya engkau, wahai Abu Bakar adalah seperti Ibrahim yang mengatakan,Barangsiapa yang mengikuti aku, maka sesungguhnya dia termasuk golonganku. Dan barangsiapa yang mendurharkaiku, maka sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan sesungguhnya engkau wahai Abu Bakar, adalah seperti Nabi Isa yang mengatakan, Jika engkau mengadzab mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-Mu. Dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkau Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Dan sesungguhnya engkau wahai Umar adalah seperti Musa, yang mengatakan Ya Tuhan kami, binasakanlah harta benda mereka dan kunci matilah hati mereka, maka mereka tidak beriman hingga mereka melihat siksaan yang pedih. Dan sesungguhnya engkau wahai Abdullah, adalah seperti Nuh yang mengatakan, Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir di bumi". Sesungguhnya kamu merupakan satu ikatan keluarga yang tidak dapat dipisahkan kecuali melalui tebusan atau hukuman mati".

        Ibn Mas'ud berkata,"Wahai Rasulullah, kecuali Suhail bin Baidha (yang perlu dibebaskan) Sesungguhnya dia pernah menyebut-nyebut Islam".

        Rasulullah diam. Beliau belum pernah melihatku sekalipun, yang paling aku kuatirkan bahwa aku ditimpa batu dari langit kecuali pada kali itu hingga Rasulullah bersabda,"Kecuali Suhail bin Baidha'". Maka Allah menurunkan ayat,"Tidak patut bagi seorang Nabi memiliki tawaran sebelum dia dapat melumpuhkan musuhnya di bumi". (QS. Al-Anfal, 66)