Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Selasa

BERDOALAH, PASTI ALLAH KABULKAN

        Sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda, Nabi Ibrahim adalah seorang nabi yang sama sekali tidak pernah berdusta kecuali dalam tiga keadaan.

        Dua keadaan yang melibatkan Allah, yaitu ucapan Nabi Ibrahim,"Sesungguhnya aku sakit" dan ucapan Nabi Ibrahim sendiri, "Sebenarnya patung besar inilah yang memukulnya".

        Sedangkan yang satu-satunya adalah melibatkan diri Sarah.

        Sesunguhnya Ibrahim bersama Sarah pernah datang ke wilayah seorang raja yang diktator. Sarah adalah seorang wanita yang paling cantik.

        Nabi Ibrahim berkata kepada Sarah,"Sesungguhnya jika raja yang diktator itu tahu bahwa kamu adalah isteriku, tentu dia akan memaksaku untuk memiliki kamu. Jika dia bertanya kepadamu, maka katakana kepadanya bahwa kamu adalah saudara perempuanku. Sesunguhnya di wilayah ini aku tidak melihat seorang muslim pun melainkan aku dan kamu".

        Ketika Nabi Ibrahim memasuki wilayah sang raja tersebut, ada seorang rakyatnya yang meihat Sarah. Kemudian dia datang kepada raja diktator tersebut dan melaporkan,"Sesungguhnya telah datang ke wilayah baginda seorang wanita yang hanya patut menjadi milik engkau".

        Raja tersebut mengirimkan utusan kepada Sarah dan membawanya, lalu Nabi Ibrahim as.mengerjakan shalat. Ketika bertemu muka dengan Sarah, sang Raja tersebut tidak mampu menguasai tangannya untuk memeluk Sarah karena tangannya tergenggam erat.

        Sang raja berkata kepada Sarah,"Berdoalah kepada Allah agar Dia melepaskan tanganku, aku tidak akan menyusahkan kamu". Lalu Sarah berdoa.

        Raja menggenggam tangannya sendiri dengan erat, lebih erat daripada yang pertama. Raja mengulangi ucapannya, maka 
        
        Sarah melakukannya. Raja menggenggam tangannya sendiri dengan erat, lebih erat daripada yang pertama dan kedua.

        Raja berkata,"Berdoalah kepada Allah agar dia melepaskan tanganku. Demi Allah aku tidak akan menyusahkan kamu. "Sarah menurut saja. Kali ini tangan Raja tersebut terlepas.

        Lalu Raja tersebut memanggil orang yang membawa Sarah dan berkata,"Sesungguhnya yang kamu bawa kepadaku adalah syetan bukan manusia. Usirlah dia dari wilayahku dan berikanlah Siti Hajar kepadanya".

        Kemudian Sarah kembali dengan berjalan kaki. Tatkala Nabi Ibrahim as.melihatnya, beliau menyambutnya seraya bertanya, "Bagaimana khabarmu?"

        Sarah menjawab,"Baik. Sesungguhnya Allah telah mengunci tangan orang yang ingin berbuat jahat (serong) dan memberi seorang khadam (pelayan)". (HR.Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)