Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Selasa

SYAFAAT NABI MUHAMMAD SAW.

        Allah akan mengumpulkan seluruh manusia pada Hari Kiamat. Pada waktu itu mereka memandang penting masalah syafaat. Mereka berkata,"Kalaulah kita dapat memohon syafaat  kepada Tuhan, agar Dia mengizinkan kita beristirahat dari keadaan kita ini".

        Oleh karena itu, mereka pergi kepada Nabi Adam as., lalu berkata,"Wahai Adam! Engkau adalah bapak manusia. Allah telah menciptakanmu dengan tangan-Nya dan meniupkan roh ke dalam badanmu serta telah memerintahkan para malaikat supaya sujud kepadamu. Syafaatilah kami di hadapan Tuhanmu, agar mengizinkan kami beristirahat dari keadaan begini".

        Adam menjawab,"Aku tidak boleh berbuat demikian", sambil menyebut kesalahan yang pernah dilakukannya yang menyebabkan beliau merasa malu kepada Tuhan karena kesalahan tersebut. Sebaliknya beliau menyuruh menemui Nabi Nuh, Rasul pertama yang diutus oleh Allah.

        Lantas mereka pergi menemui Nabi Nuh as., namun beliau berkata,"Aku tidak boleh berbuat demikian", sambil menyebut kesalahan yang pernah dilakukannya yang membuat beliau merasa malu kepada Tuhan karena kesalahan tersebut. Sebaliknya Nuh menyuruh menemui Nabi Ibrahim as.yang telah dianggap sebagai kekasih Allah.

        Mereka pun pergi menemui Nabi Ibrahim as.Beliau juga berkata, "Aku tidak boleh berbuat demikian", sambil menyebutkan kesalahan yang pernah dilakukannya yang membuat beliau menyuruh mereka menemui Nabi Musa as. yang pernah diajak bicara oleh Allah dan diberi Kitab Taurat.

        Mereka pun pergi menemui Nabi Isa as. Ruhullah dan Kalimat-Nya itu. Beliau juga berkata,"Aku tidak boleh berbuat demikian", tetapi pergilah kepada Muhammad saw., hamba Allah yang telah diampuni dosanya yang terdahulu dan yang terkemudian.

        Rasulullah saw.meneruskan sabdanya,"Mereka datang kepadaku, lalu aku meminta izin kepada Tuhan. Aku pun diberi izin. Ketika aku melihat-Nya,aku jatuh dalam keadaan bersujud. Dia memanggil-manggilku, kemudian difirmankan kepadaku, Angkatlah kepalamu wahai Muhammad! Katakanlah sesuatu, engkau akan didengar. Mohonlah, engkau akan diberi. Syafaatilah, Aku (Allah) akan terima syafaat yang engkau pinta.

        Aku mengangkat kepalaku dan memuji Tuhan dengan pujian yang telah diajarkan oleh Allah kepadaku. Kemudian aku memberi syafaat. Allah memberi batas-batas kepadaku. Lalu aku mengeluarkan lagi orang-orang dari Neraka dan memasukkan mereka ke dalam Surga.

        Kemudian aku kembali jatuh bersujud. Maka Dia memanggilku sebagaimana Dia kehendaki kemudian difirmankan kepada ku, "Angkatlah kepalamu wahai Muhammad! Katakanlah, engkau akan didengar. Mohonlah, engkau akan diberi. Syafaatilah, Aku (Allah) akan terima Syafaat yang kau pinta".

        Beliau memohon kepada Tuhan,"Wahai Tuhanku! Yang masih ada di dalam Neraka hanyalah orang-orang yang ditahan oleh Al- Qur'an yaitu orang yang memang seharusnya kekal di dalam Neraka". (HR. Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik)