Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Senin

UWAIS BIN AMIR AL-QARNI

        Ketika Umar bin Khattab kedatangan rombongan dari penduduk Yaman, ia bertanya kepada mereka,"Adakah di antara kamu sekalian yang bernama Uwais bin 'Amir?"

        Sehingga Uwais menghadapnya dan Umar bertanya,"Kamu Uwais bin Amir?"

        Ia menjawab,"Ya".

        Umar bertanya,"Kamu dari Murad dan dari Qarn?"

        Ia menjawab,"Ya".

        Umar bertanya,"Kamu dulu pernah berpenyakit belang kemudian sembuh, kecuali hanya tinggal sebesar dirham?"

        Ia menjawab,"Ya".

        Umar bertanya,"Kamu masih mempunyai seorang ibu?"

        Ia menjawab,"Ya".

        Umar berkata,"Saya mendengar Rasulullah saw.bersabda, "Nanti akan datang kepadamu seseorang yang bernama Uwais bin Amir bersama-sama dengan rombongan penduduk Yaman di mana dia dari Murad dan dari Qarn, dia berpenyakit belang kemudian sembuh kecuali hanya tinggal sebesar dirham, dia masih mempunyai seorang ibu dan sangat berbakti keada ibunya itu. Seandainya dia berbuat baik karena Allah, maka Allah pasti akan berbuat baik kepadanya. Kalau kamu mampu untuk menyuruh dia agar memohonkan ampun buat dirimu, maka kerjakanlah. Oleh karena itu, mohonkanlah ampun buat diriku".

        Maka dia memohonkan ampun buat Umar.

        Kemudian Umar bertanya kepadanya,"Hendak ke mana lagi kamu?"

        Ia menjawab,"Ke Kufah".

        Umar bertanya,"Bolehkah aku menulis surat kepada amil (bendaharawan) di Kufah untuk membantu kamu?"

        Ia menjawab,"Saya lebih senang menjadi orang biasa".

        Pada tahun berikutnya ada seseorang terkemuka dari penduduk Yaman melaksanakan ibadah haji dan bertemu dengan 
Umar, maka Umar menanyakan kepadanya tentang Uwais, kemudian orang itu menjawab,"Saya meninggalkan dia dalam keadaan sangat menyedihkan di mana rumahnya sangat kecil dan sangat miskin".

        Umar berkata,"Sesungguhnya saya mendengar Rasulullah saw.bersabda,"Nanti akan datang kepadamu seseorang yang bernama Uwais bin Amir bersama-sama dengan rombongan penduduk Yaman di mana dia dari Murad dan dari Qarn, dia berpenyakit belang kemudian sembuh kecuali hanya tinggal sebesar dirham, dia masih mempunyai seorang ibu dan sangat berbakti kepada ibunya itu. Seandainya dia berbuat baik karena Allah, maka Allah pasti akan berbuat baik kepadanya. Kalau kamu mampu untuk menyuruh dia agar memohonkan ampun buat dirimu, maka kerjakanlah".

        Kemudian setelah pulang, orang itu menemui Uwais dan berkata,"Mohonkanlah ampun buat diriku".

        Uwais menjawab,"Engkaulah yang baru saja pulang dari bepergian yang sangat baik itu(berhaji), maka mohonkanlah ampun buat diriku".

        Orang itu bertanya,"Kamu pernah bertemu Umar?

        Uwais menjawab,"Ya".

        Kemudian Uwais memohonkan ampun buat orang itu. Setelah itu orang-orang mengenal dan meminta agar dia memohonkan ampun, maka Uwais pergi untuk menyendiri". (HR.Bukhari dari Usair bin Amr)