Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Kamis

FILSAFAT ISLAM

                Filsafat (falsafah) bagi orang Arab merupakan pengetahuan tentang kebenaran dalam arti yang sebenarnya, sejauh hal itu bisa dipahami oleh pikiran manusia. Sebagai muslim orang Arab percaya bahwa Al-Quran dan teologi Islam merupakan rangkuman dari hukum dan pengalaman agama. Karena itu kontribusi orisinal mereka terletak di antara filsafat dan agama di satu sisi dan  di antara filsafat dan kedokteran di sisi lainnya. Para penulis Arab akhirnya menerapkan kata falasifah atau hukama (filosof atau sufi) terhadap para filosof yang pemikiran spekulatifnya tidak dibatasi agama dan menerapkan istilah mutakallimun  atau ahl al-kalam (ahli bicara, ahli dialektika) pada orang-orang yang memosisikan sistem pemikirannya di bawah ajaran agama samawi.

                Filosof pertama, al-Kindi atau Abu Yusuf Ya'qub ibn Ishaq, Ia seorang keturunan Arab maka memperoleh gelar 'filosof bangsa Arab" dan ia memang merupakan reperentasi pertama dan terakhir dari seorang murid Aristoteles di dunia Timur yang murni keturunan Arab. Sistem pemikirannya beraliran ekletisisme, namun al-Kindi menggunakan pola Neo-Platonis untuk menggabungkan pemikiran Plato dengan Aristoteles serta menjadikan metematika neo-Pythagorean sebagai landasan semua ilmu.

                Al-Kindi lebih dari sekedar filosof. Ia ahli perbintangan, ahli mata dan musik. Tidak kurang dari 361 karya dinisbatkan kepadanya, namun sayangnya kebayakan dari karya-karya itu tidak bisa ditemukan. Karya utamanya tentang ilmu optik geometris dan fisiologis yang didasarkan atas buku Optics karya Eucild digunakan secara luas di Barat dan Timur sehingga akhirnya digantikan oleh buku karya Ibn al-Haytham. Melalui terjemahan karyanya dalam bahasa Latin De aspectibus, al-Kindi telah mempengaruhi pemikiran Roger Bacon.

                Tiga atau empat risalah al-Kindi tentang teori musik merupakan karya paling awal dalam bahasa Arab yang masih ada dan memperlihatkan pengaruh pra penulis Yunani dalam tema itu. Dalam salah satu risalah itu  al-Kindi menggambarkan ritme (aqa) sebagaimana bagian dari musik Arab. Dengan demikian lagu yang beritme atau musik terukur ( menusural music) telah dikenal oleh seorang Islam berabadabad sebelum dikenal oleh Eropa Kristen. Dibandingkan dengan karya aslinya dalam bahasa Arab, kebanyakan karya al-Kindi yang masih ada saat ini merupakan hasil terjemahan dalam bahasa Latin termasuk yang diterjemahkan oleh Gerard dari Cremona.