Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Senin

KALIGRAFI SEBAGAI SENI TERPOPULER ARAB

Dalam kesenian Islam khususnya tentang seni rupa, seni  kaligrafi mendapatkan popularitas dan tempat tersendiri. Hal ini dikarenakan tujuan awalnya untuk memperindah laal Allah dan didukung oleh ayat Al-Qur'an (QS 68:1 dan 96: 4), muncul abad ke-2 dan ke-3 Hijriyah serta langsung menjadi primadona dalam kesenian Islam. 

Seorang kaligrafer menempati kedudukan yang terhormat dan melebihi pelukis. Kedudukan dan popularitas mereka semakin menjulang karena banyak pengusaha muslim yang berusaha mendapatkan kemuliaan agama dengan  cara memperindah salinan Al-Qur'an. Buku-buku berbahasa Arab tentang  sejarah dan sastra banyak mengulas dengan penuh penghormatan sejumlah nama kaligrafer. Di antara pelopor pengembangan kaligrafi Arab  adalah al-Raihani (Ruhani, w. 834) yang mengembangkan kaligrafi pada masa al-ma'mun dan menyempurnakan gaya kaligrafi Raihan sesuai dengan namanya. Ibn al-Bawwab (w.1022 atau 1032), anak seorang pegawai di Majelis Umum Baghdad adalah penemu gaya kaligrafi muhaqqaq. Penulisan penghujung pada periode Abbasiyah yang cukup kondang adalah Yaqur al-Mu'tashimi, ahli kaligrafi terkemuka yang namanya diabadikan sebagai nama gaya tulisan, yakni Yaquti.

Pada periode Abbasiyah, muali muncul seni dekorasi buku dan  iluminasi Al-Qur'an Mamluk. Kedudukan para pengrajin emas (penyepuh/mudzahhib) yang muncul setelah para kaligrafer, mendapat tempat kedua setelah mereka. Pada perkembangan selanjutnya, kesenian itu tidak hanya menggarap Al-Qur'an tetapi juga naskah-naskah lainnya.