Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Selasa

PETA

                Para ahli geografi sistematis bangsa Arab, baru  muncul pada pertengahan al-Ishthakhri Ibn Hawqal dan al-Maqdisi. Lahir Persepolis, al-Ishthakhri hidup sekitar 950 dan menulis karyanya, Masalaik al-Mamalik dilengkapi dengan peta berwarna masing-masing negeri. Karya tersebut merupakan pengembangan dari sistem geografi yang disusun oleh Abu Zayd al-Balkhi (w.934) yang hidup di istana Dinasti Samaniyah namun karyanya tidak sampai pada kita. Sistem geografi susunan al-Balkhi dan al-Ishthakhri tidak banyak memberi perhatian pada negeri-negri di luar wilayah Islam dan teks pada buku itu kebanyakan hanya mejelaskan masing-masing peta. Al-Ishthakhri menjadi penulis kedua yang menyebut Kincir Angin (di Sijistan). Sedang penulis pertamanya yaitu al-Mas'udi atas permintaan al-Ishthakhri, Ibn  Hawqal (943-977) melakukan perjalanan hingga Spanyol, memperbaiki peta-peta dan teks penjelasan gografisnya. Ibn Hawqal kemudian menulis ulang seluruh buku itu, lalu menerbitkannya kembali dengan judul baru al-Masalik wa al-Mamalik.

                Ahli geografi sistematis lainnya yang menghasilkan karya orisinal adalah al-Maqdisi (atau al-Muqaddasi). Dilihat dari nama belakangnya ia seorang yang lahir di Yerusalem (bayt al-Maqdis). Ahli geografi ini mengunjungi seluruh negeri Islam kecuali Spanyol, Sijistan dan India pada 985-986  menuliskan seluruh catatan 20 tahun perjalanannya dalam sebuah karya yang memukau, Ahsan al-Taqasim fi Ma'rifah al-Aqalim (Klasifikasi Ilmu Geografi Yang Terbaik) yang menurut informasi yang segar dan berharga.

                Pada masa yang sama, muncul seorang ahli geograi dan arkeologi dari Yaman, al-Hasan ibn  Ahmad al-Hamdani yang meninggal pada 945 di penjara Shan'a dan yang dua karyanya al-Iklil dan Shifah Jazirah al-Arab memberikan kontribusi berharga terhadap pengetahuan tentang keadaan Semenanjung Arab Islam dan pra-Islam. Al-Mas'udi, Sang Penjelajah Dunia yang hidup pada masa itu masuk dalam tokoh sejarah. Kelompok Ikhwan al-Shafa dalam risalah-risalahnya pada bagian tentang mineral mengurangi teori tentang lingkar kosmetik, tempat tanah yang subur berubah menjadi gurun dan gurun menjadi tanah yang subur, padang pasir menjadi laut dan lautan menjadi padang pasir atau  bukit.