Obat Asam Urat dan Awet Muda

Obat Asam Urat dan Awet Muda
Obat Asam Urat dan Awet Muda

Kamis

UNIVERSITAS SANKORE

                Universitas Al-Qarawiyyin di Maroko meski tak setenar Universitas Al-Azhar di Mesir, pada era kejayaan Islam Universitas Sankore yang terletak Timbuktu, Mali, ini telah menjadi obor peradaban dari Afrika Barat. Laiknya magnet, perguruan tinggi yang berdiri pada 989 M itu mampu menyedot minat para pelajar dari berbagai penjuru dunia Islam untuk menimba ilmu di universitas itu.

                Pada abad ke-12 saha, jumlah mahasiswa yang menimba ilmu di Universitas Sankore mencapai 25 ribu orang. Dibandingkan Universitas New York di era modern sekalipun, jumlah mahasiswa asing yang belajar di Universitas Sankore pada sembilan abad yang lampau masih jauh lebih banyak. Padahal, jumlah penduduk kota Timbuktu di masa itu hanya berjumlah 100 ribu jiwa.

                Penulis asal Prancis, Felix Dubois dalam bukunya Timbuc too the Mysterious, menyatakan Universitas Sankore telah menerapkan standar dan persyaratan yang tinggi bagi para calon mahasiswa dan alumninya. Tak heran jika universitas tersebut mampu menghasilkan para sarjana berkelas dunia.

                Universitas Sankore diakui sebagai perguruan tinggi berkelas dunia. Karena, lulusannya mampu menghasilkan publikasi berupa buku dan kitab yang berkualitas. Buktinya, baru-baru ini di Timbuktu, Mali, ditemukan lebih dari satu juta risalah. Selain itu, di kawasan Afrika Barat juga ditemukan tak kurang dari 20 juta manuskrip.

                Tingkat keilmuan para alumni Sankore juga diperhitungkan universitas lain di dunia Islam. Menurut Felix Dubois, secara mengejutkan, banyak sarjana lulusan Universitas Sankore diakui sebagai guru besar di Maroko dan Mesir. Padahal, belum tentu kualitas keilmuan sarjana lulusan Al-Azhar dan Al-Qarawiyyin memenuhi standar di Sankore.

                Pada era kejayaan Islam di Timbuktu, banyak sarjana berkulit hitam terbutki lebih pandai dibandingkan sarjana asal Arab. Sejarawan terkemuka, Al-Hasan bin Muhammad Al-Wazzan atau Leo Africanus dalam bukunya, The Description of Afrika (1526), mengungkapkan geliat keilmuan di Timbuktu oada abad ke-16 M. Kisah sukses dan keberhasilan peradaban Islam di benua hitam Afrika yang ditulis Leo, konon telah membuat masyarakat Eropa terbagun dari jeratan era kegelapan hingga mengalami Renaisans. Universitas ini lalu menjadi sangat dikenal dan disegani sebagai pusat belajar terkemuka di dunia Islam pada masa ke kuasaan Mansa Musa (1307 M-1332 M) dan Dinasti Askia (1493 M-1591 M). Pada masa itulah, Sankore menjadi tujuan para pelajar yang haus akan ilmu agama dan pengetahuan lainnya.

                Universitasm ini juga dilengkapi dengan perpustakaan yang membuat sekitar 400 ribu hingga 700 ribu judul buku. Dengan fasilitas buku dan kitab yang dilengkapi, para mahasiswa akan belajar sesuai tingkatannya. Tingkat paling tinggi yang ditawarkan Universitas Sankore adalah 'program superior' (setara PhD), waktu  kuliahnya selama 10 tahun.